Minggu, 19 April 2015

Nikmatin Susu Montok Mbak Lina Dan Mbak Wati

Foto Hot Asmiranda 2013 - Foto Seksi Asmirandah Terbaru 2013 - Foto Bugil asmiranda 2013 - Foto Asmiranda Terbaru 2013 - Foto Bugil Asmirandah 2013 - Foto Artis Indoensia 2013 Asmirandah - Koleksi Foto Terbaru Asmirandah - Artis Canti 2013 Asmirandah

Kumpulan Cerita Dewasa | Pagi itu aku harus lebih bagi ke studio foto Maxi  salah satu studio foto terbesar di kotaku  Ada beberapa foto bencana alam yang harus kucetak untuk dikirim segera kepada Supri  kawan lamaku yang jadi agen berita luar negeri  berbasis di Jakarta  Sudah dua tahun ini  kujalani profesi fotografer freelance untuk Supri  Lumayan juga hasilnya  bisa buat nambah biaya hidupku yang selama ini hanya menggantung nasib sebagai tukang foto panggilan  Maklum peluang kerja dikotaku agak sulit  kendatipun aku sarjana pertanian dengan nilai yang tak jelek-jelek amat

 Waah   wah   sialan  kok malah hujan   numpang teduh ya Bu   entah sial apa pagi itu  hujan mendadak turun tanpa mendung  aku pun terpaksa menghentikan laju sepeda motorku dan segera berteduh disebuah warung pinggir jalan
 Ndak apa Dik  memang hujannya deras  kalau diteruskan nanti basah semua bajunya   jawab pemilik warung  ibu berusia baya seumur ibuku
 Saya pesan kopi susunya Bu  jangan banyak-banyak gulanya ya   pintaku setelah mengambil duduk dalam warung itu  Sambil menunggu pesananku  kuamati kamera Nikon dalam tas cangklong  untung kamera itu tidak sampai terembes air


Dan Warung tempat kuberteduh terlihat sangat rapi dan bersih  walaupun ukurannya kecil  Sungguh  aku baru kali itu singgah disana  meskipun sehari-hari kerab melintasi jalan di depannya  Pagi itu  ada tiga orang yang turut berteduh sambil sarapan  kelihatannya mereka itu sopir dan kenek angkot yang pangkalannya tak seberapa jauh dari warung itu


Dan Cerita Dewasa | Belum lagi kopi susu yang kupesan tiba dihadapanku  kulihat dua wanita muda masuk ke warung
 Uuuhh  gila hujannya ya Fin    untung sudah sampai sini   kata yang berbadan agak gemuk pada temanya yang lebih langsing  Dari penampilan mereka aku bisa menebak kalau mereka adalah sales promotion girl (SPG)  dibelakang baju kaos yang mereka pakai ada sablonan bertulis Susu Siip (sengaja disamarkan)  produk susu baru buatan lokal  Keduanya langsung duduk dibangku panjang tepat di depanku
Dan Ini Dik kopi susunya  apa nggak sekalian pesan sarapan Dik?  ibu pemilik warung membawakan pesananku
 Makasih Bu  ini saja cukup  Saya sudah sarapan kok   jawabku  Ibu itu pun berlalu  setelah sempat menawarkan menu pada dua wanita muda dihadapanku
 Hm maaf Mas  apa tidak mau coba susu kami?  sebuah suara wanita mengejutkan aku  Hampir saja aku tersedak kopi yang sedang kuseruput dari cangkirnya  sebagian kopi malah tumpah mengotori lengan bajuku
 Duh maaf  kaget ya Mas  Tuh jadi kotor bajunya   wanita yang agak gemuk menyodorkan tisue kepadaku
 Ohh  nggak apa Mbak  makasih ya   kuterima tisue pemberiannya dan membersihkan lengan bajuku
 Maaf  susu apa maksud Mbak?  aku bertanya
 Hik   Hik   Mas ini rupanya kaget dengar susu kita Fin   canda sigemuk  si langsing tersenyum saja
 Ini loh Mas  susu siip  Susu baru buatan lokal tapi oke punya  Harganya murah kok  masih promosi Mas  ada hadiahnya kalau beli banyak   si langsing menjelaskan  ia juga menerangkan harga dan hadiahnya


Dan Sebenarnya aku ingin lebih lama diwarung itu supaya bisa lebih lama bersama dua wanita SPG susu itu  tapi nampaknya hujan sudah mulai berhenti dan aku harus melanjutkan perjalanan karena waktunya sudah mepet untuk aku mengirim foto kepada Supri
 Saya tertarik Mbak  tapi kayaknya saya harus lanjutkan perjalanan nih  tuh hujannya sudah berhenti  Emm  gimana kalau saya kasih alamat saya  ini kartu nama saya dan kalau boleh Mbak berdua tulis namanya disini ya   kusodorkan selembar kartu namaku sekaligus meminta mereka menulis namanya dibuku saku yang kubawa
 Oh Mas Henky to namanya  Pulang kerjanya jam berapa Mas biar bisa ketemu nanti kalau kami kerumahnya   si gemuk yang ternyata bernama Lina bertanya sambil senyum-senyum padaku
 Jam empat sore juga saya sudah dirumah kok  Mbak Lina dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu  saya tunggu ya   jawabku  Wati yang langsing juga tersenyum


Dan Aku kemudian membayar kopi susu pesananku dan meninggalkan warung  untuk segera ke studio foto Maxi  Untung aku belum terlambat mengirim foto-foto pesanan Supri itu
*****
Dan Jam 1 siang aku sudah selesai mengirim foto pesanan Supri  dan sudah bisa santai dirumah kontrakanku yang agak jauh dari kota  Oh ya pembaca  umurku saat itu sudah menginjak 28 tahun  aku coba mandiri merantau dikota ini setelah menyelesaikan kuliahku yang juga dikota ini  Soalnya kalau kembali ke kampung  mungkin aku hanya jadi petani  membantu bapak dan ibuku menggarap sawah mereka
Dan Kuputar lagu-lagu melankolisnya Katon Bagaskara di VCD Player sambil kunikmati berbaring dikasur tanpa dipan kamarku  Foto Anis kupandangi  pacarku itu sudah tiga minggu ini pindah ke Irian Jaya  bersama pindah tugas bapaknya yang tentara  Kayaknya sulit melanjutkan tali kasih kami  apalagi jarak kami sekarang jauh  Dan sepertinya ini takdirku  berkali-kali gagal kawin gara-gara terpisah tiba-tiba  jadi jomblo sampai umur segitu


Koleksi Cerita Dewasa | Membayangkan kenangan manis bersama Anis  aku akhirnya lelap tertidur ditemani tembang manis Katon  Sampai akhirnya gedoran pintu kontrakan membangunkanku  Astaga sudah jam setengah 5 sore  aku segera membukakan pintu utama kontrakanku untuk melihat siapa yang datang
 Sore Mas    duh baru bangun ya? Maaf ya mengganggu lagi   ternyata yang datang Lina dan Wati  SPG Susu yang kujumpai pagi tadi
 Oh Mbak Lina dan Mbak Wati    saya pikir nggak jadi datang  Silahkan masuk yuk  saya basuh muka sebentar ya   kupersilahkan mereka masuk dan aku kekamar mandi membasuh mukaku


Dan Sore itu Lina dan Wati tidak lagi menggunakan seragam SPG  mereka pakai casual  Lina walau agak gendut jadi terlihat seksi mengenakan jeans ketat dipadu kaos merah ketat pula  sedangkan Wati yang langsing semakin asyik pakai rok span mini dipadu kaos kuning ketat


Dan Cerita Dewasa Servis Plus-Plus SPG Susu Rumah kontrakanku type 21  jadi hanya ada ruang tamu dan kamar tidur yang ukurannya kecil-kecil juga  selebihnya dapur dan kamar mandi juga sangat mini dibagian belakang  Setelah basuh muka  aku menemani mereka diruang tamu  tempat duduknya pun kursi bambu
 Waah ternyata Mas Hengky ini tukang foto ya  boleh dong kapan-kapan kita difoto Mas?  Lina buka bicara saat aku duduk bersama mereka
Dan Tentu boleh  kapan Mbak mau datang aja kesini   jawabku


Dan Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan  Bergantian bicara  Lina dan Wati menjelaskan kalau susu yang mereka jual ada beberapa macam dengan kegunaan yang beragam  Ada susu untuk ibu hamil  ibu menyusui  anak-anak usia sekolah  balita  bayi  orangtua  pertumbuhan remaja  sampai susu greng untuk menambah vitalitas pria  Nah  untuk susu penambah vitalitas pria itu  bicara mereka sudah berani agak porno dan mesum  membuat aku blingsatan mendengarnya
 Hmm  boleh-boleh   Saya ambil susu grengnya dua pak  nanti kalau bagus saya tambah lagi lain kali   aku memotong bicara mereka yang semakin ngawur
 Nah gitu dong Mas  biar istri Mas senang kalau suaminya greng   Wati kembali bercanda
 Duh   Mbak  saya belum kawin nih  Maksud saya susu greng itu saya pakai buat kerja  supaya tetap fit kalau kerja   kataku  Jawabanku itu membuat mereka saling pandang  lalu keduanya tertawa sendiri
 Wah kita kira Mas sudah punya istri  ternyata masih bujang  Kok ganteng-ganteng belum laku sih?  Lina menggoda


Dan Suasana terasa langsung akrab bersama dua SPG susu itu  Mereka pun menceritakan latar belakang mereka tanpa malu kepadaku  Lina  wanita berumur 26 tahun  dulunya karyawati sebuah bank  lalu berhenti karena dinikahi rekan sekerjanya  Tapi kini dia janda tanpa anak sejak suaminya sakit dan meninggal  tiga tahun lalu  Sedangkan Wati  bernasib sama  Wanita 24 tahun itu  pernah menikah dengan lelaki sekampungnya  tetapi kemudian jadi janda gantung sejak suaminya jadi TKI dan tak ada kabarnya sejak 4 tahun lalu  Keduanya terpaksa menjadi SPG untuk menghidupi diri


 Dan Kami malu Mas  sudah kawin masih bergantung pada orangtua  makanya kami kerja begini   kata Wati
 Dan Kalau Mas mau  gimana kalau saya seduhkan susu greng itu  Sekedar coba Mas  siapa tahu Mas jadi pingin beli lebih banyak?  Lina menawarkanku setelah obrolan kami semakin akrab


Dan Belum sempat kujawab dia sudah bangkit dan menanyakan dimana letak dapur  ia pun menyeduhkan secangkir susu greng buatku  Susu buatan Lina itu kucicipi  lalu kuteguk habis  kemudian kembali ngobrol dengan mereka  Saat itu jam menunjuk angka tujuh malam  Lima belas menit setelah meneguk susu buatan Lina  aku merasakan dadaku bergemuruh dan panas sekujur tubuh  agak pusing juga
 Ohh   Kok saya pusing jadinya Mbak? Kenapa ya? Ahh     aku meremasi rambutku sambil bersandar di kursi bambu
 Agak pusing ya Mas  itu memang reaksinya kalau pertama minum Mas  Mana coba saya pijitin lehernya   Wati pindah duduk kesampingku sambil memijiti tengkuk leherku  agak enakan rasanya setelah jemari lentik Wati memijatiku
 Nah  biar lebih cepat sembuh saya juga bantu pijit ya   Lina pun bangkit dan duduk disampingku  posisiku jadi berada ditengah keduanya  Tapi  astaga  Lina bukannya memijit leherku malah menjamah celana depanku dan memijiti penisku yang mendadak tegang dibalik celana
 Ahh Mbaak    mmfphh   Ehmm   belum selesai kalimat dari bibirku  bibir Wati segera menyumpal dan melumat bibirku  Gila pikirku  aku hendak menahan aksi mereka tapi aku pun terlanjur menikmati  apalagi reaksi susu sip yang kuteguk memang mujarab  birahiku langsung naik  Akhirnya kubalas kuluman bibir Wati  kusedot bibir tipisnya yang mirip Enno Lerian itu
 Waduh    gede juga Hengky juniornya Mas   ucapan Lina kudengar tanpa melihatnya karena wajah Wati yang berpagutan denganku menutupi  Tapi aku tahu kalau saat itu Lina sudah membuka resleting celanaku dan mengeluarkan penisku yang tegang dari celana  Sesaat setelah itu  kurasakan benda kenyal dan basah melumuri penisku  rupanya Lina menjilati penisku
 Ahh    tidak Mbak    jangan Mbak   kudorong tubuh Wati dan Lina  aku jadi panik kalau sampai ada warga yang melihat adegan kami
 Ayolah Mas   Kan sudah tanggung  Nanti pusing lagi loh   Lina seperti tak puas  Wati pun menimpali
 Maksud saya jangan kita lakukan disini  takut kalau ketahuan Pak RT  Kita pindah kekamar aja yah   aku mengajak keduanya pindah ke kamar tidurku  setelah mengunci pintu utama kontrakanku


Dan Sampai di kamarku  bagaikan balita yang akan dimandikan ibunya  pakaianku segera dilucuti dua SPG itu  dan mereka pun melepasi seluruh pakaiannya  Wah tubuh mereka nampak masih terawat  mungkin karena lama menjanda  Sebelum melanjutkan permainan tadi  kuputar lagi lagu Katon Bagaskara dengan volume agak keras supaya suara kami tak terdengar keluar


Dan Setelah itu  aku rebah dikasurku dan Lina segera mengulangi aksinya menjilati  menghisap penisku yang semakin mengeras  Lina bagaikan serigala lapar yang mendapatkan daging kambing kesukaannya  Sedangkan Wati berbaring disisiku dan kami kembali berpagutan bibir  bermain lidah dalam kecupan hangat  Dalam posisi itu tanganku mulai aktif meraba-raba susu Wati disampingku  kenyal dan hangat sekali susu itu  lebih sip sari susu sip yang mereka jual kepadaku
 Oh Mas  saya sudah nggak tahan Mas   Lina mengeluh dan melepaskan kulumannya dipenisku
 Ayo Lin  kamu duluan   Tapi cepat yahh   Wati menyuruh Lina  Wanita bertubuh agak gemuk itu segera menunggangiku  menempatkan vagina basahnya diujung penisku Lina berposisi jongkok dan bless  penisku menembusi vaginanya
 Ohh   Aaauhh   Mass hengg   Lina meracau sambil menggenjot pinggulnya naik turun dengan posisi jongkok diatasku  Kurasakan nikmatnya vagina Lina  apalagi lemak pahanya ikut menjepit di penisku


Dan Wati yang turut terbakar birahinya segera menumpangi wajahku dengan posisi jongkok juga  bibir vaginanya tepat berada dihadapan bibirku langsung kusambut dengan jilatan lidah dan isapan kecil  Posisi mereka yang berhadapan diatas tubuhku memudahkan keduanya saling pagut bibir  sambil pinggulnya memutar  naik turun  menekan  diwajah dan penisku


Dan Lima belas menit setelah itu  Lina mempercepat gerakannya dan erangannya pun semakin erotis terdengar
 Ahh Mass    sayaa kliimmaakss   Ohh ammphhuunnhh   Lina mengejang diatasku  lalu ambruk berbaring disamping kananku  Melihat Lina KO  Wati kemudian turun dari wajahku dan segera mengambil posisi Lina  dia mau juga memasukkan penisku ke memeknya
 Ehh tunnggu Mbak Wati  tunggu   kuhentikan Wati
Aku bangkit dan memeluknya lalu membaringkannya dikasur  sehingga akulah yang kini diatas tubuhnya
 Mass   Aku pingin seperti Lina Masshh   Puasian aku ya   Meemmppffhh   Ouhh Mass   Wati tersengal-sengal kuserang cumbuan  sementara penis tegangku sudah amblas dimekinya
 Ohh enakhhnya memekmu Watthh   Enakhh ughh
 Engh   Genjot yang kerass Mass  koontollmu juga ennahhkk   Ohh Mass   Wati dan aku memanjat tebing kenikmatan kami hingga dua puluh menit  sampai akhirnya Wati pun mengejang dalam tindihanku
 Amphhunn Mass   Ohh nikhhmatt bangghett Masshh     Wati mengecup dadaku dan mencakar punggungku menahan kenikmatan yang asyik
 Iyah Watt   Inii untukkhhmuhh   Ohh   Oohh   aku pun menumpahkan berliter spermaku ke dalam vagina Wati


Dan Setelah sama-sama puas  dua SPG susu itu pun berlalu dari rumahku  kutambahkan dua lembar ratusan ribu untuk mereka  Aku pun kembali tidur dan menghayalkan kenikmatan tadi 

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda