Nikmatin Susu Montok Mbak Lina Dan Mbak Wati

Kumpulan Cerita Dewasa | Pagi itu aku harus lebih bagi ke studio foto Maxi salah satu studio foto terbesar di kotaku Ada beberapa foto bencana alam yang harus kucetak untuk dikirim segera kepada Supri kawan lamaku yang jadi agen
berita luar negeri berbasis di Jakarta Sudah dua tahun ini kujalani
profesi fotografer freelance untuk Supri Lumayan juga hasilnya bisa
buat nambah biaya hidupku yang selama ini hanya menggantung nasib
sebagai tukang foto panggilan Maklum peluang kerja dikotaku agak sulit kendatipun aku sarjana pertanian dengan nilai yang tak jelek-jelek amat
Waah
wah sialan kok malah hujan numpang teduh ya Bu entah sial apa
pagi itu hujan mendadak turun tanpa mendung aku pun terpaksa
menghentikan laju sepeda motorku dan segera berteduh disebuah warung pinggir jalan
Ndak apa Dik memang hujannya deras kalau diteruskan nanti basah semua bajunya jawab pemilik warung ibu berusia baya seumur ibuku
Saya pesan kopi susunya Bu jangan banyak-banyak gulanya ya pintaku setelah mengambil duduk dalam warung itu Sambil menunggu pesananku kuamati kamera Nikon dalam tas cangklong untung kamera itu tidak sampai terembes air
Dan Warung tempat kuberteduh terlihat sangat rapi dan bersih walaupun ukurannya kecil Sungguh aku baru kali itu singgah disana meskipun sehari-hari kerab melintasi jalan di depannya Pagi itu ada tiga orang yang turut berteduh sambil sarapan kelihatannya mereka itu sopir dan kenek angkot yang pangkalannya tak seberapa jauh dari warung itu
Dan Cerita Dewasa | Belum lagi kopi susu yang kupesan tiba dihadapanku kulihat dua wanita muda masuk ke warung
Uuuhh gila hujannya ya Fin untung sudah sampai sini kata yang berbadan agak gemuk pada temanya yang lebih langsing Dari penampilan mereka aku bisa menebak kalau mereka adalah sales promotion girl (SPG) dibelakang baju kaos yang mereka pakai ada sablonan bertulis Susu Siip (sengaja disamarkan) produk susu baru buatan lokal Keduanya langsung duduk dibangku panjang tepat di depanku
Dan Ini Dik kopi susunya apa nggak sekalian pesan sarapan Dik? ibu pemilik warung membawakan pesananku
Makasih Bu ini saja cukup Saya sudah sarapan kok jawabku Ibu itu pun berlalu setelah sempat menawarkan menu pada dua wanita muda dihadapanku
Hm maaf Mas apa tidak mau coba susu kami? sebuah suara wanita mengejutkan aku Hampir saja aku tersedak kopi yang sedang kuseruput dari cangkirnya sebagian kopi malah tumpah mengotori lengan bajuku
Duh maaf kaget ya Mas Tuh jadi kotor bajunya wanita yang agak gemuk menyodorkan tisue kepadaku
Ohh nggak apa Mbak makasih ya kuterima tisue pemberiannya dan membersihkan lengan bajuku
Maaf susu apa maksud Mbak? aku bertanya
Hik Hik Mas ini rupanya kaget dengar susu kita Fin canda sigemuk si langsing tersenyum saja
Ini loh Mas susu siip Susu baru buatan lokal tapi oke punya Harganya murah kok masih promosi Mas ada hadiahnya kalau beli banyak si langsing menjelaskan ia juga menerangkan harga dan hadiahnya
Dan Sebenarnya aku ingin lebih lama diwarung itu supaya bisa lebih lama bersama dua wanita SPG susu itu tapi nampaknya hujan sudah mulai berhenti dan aku harus melanjutkan perjalanan karena waktunya sudah mepet untuk aku mengirim foto kepada Supri
Saya tertarik Mbak tapi kayaknya saya harus lanjutkan perjalanan nih tuh hujannya sudah berhenti Emm gimana kalau saya kasih alamat saya ini kartu nama saya dan kalau boleh Mbak berdua tulis namanya disini ya kusodorkan selembar kartu namaku sekaligus meminta mereka menulis namanya dibuku saku yang kubawa
Oh Mas Henky to namanya Pulang kerjanya jam berapa Mas biar bisa ketemu nanti kalau kami kerumahnya si gemuk yang ternyata bernama Lina bertanya sambil senyum-senyum padaku
Jam empat sore juga saya sudah dirumah kok Mbak Lina dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu saya tunggu ya jawabku Wati yang langsing juga tersenyum
Dan Aku kemudian membayar kopi susu pesananku dan meninggalkan warung untuk segera ke studio foto Maxi Untung aku belum terlambat mengirim foto-foto pesanan Supri itu
*****
Dan Jam 1 siang aku sudah selesai mengirim foto pesanan Supri dan sudah bisa santai dirumah kontrakanku yang agak jauh dari kota Oh ya pembaca umurku saat itu sudah menginjak 28 tahun aku coba mandiri merantau dikota ini setelah menyelesaikan kuliahku yang juga dikota ini Soalnya kalau kembali ke kampung mungkin aku hanya jadi petani membantu bapak dan ibuku menggarap sawah mereka
Dan Kuputar lagu-lagu melankolisnya Katon Bagaskara di VCD Player sambil kunikmati berbaring dikasur tanpa dipan kamarku Foto Anis kupandangi pacarku itu sudah tiga minggu ini pindah ke Irian Jaya bersama pindah tugas bapaknya yang tentara Kayaknya sulit melanjutkan tali kasih kami apalagi jarak kami sekarang jauh Dan sepertinya ini takdirku berkali-kali gagal kawin gara-gara terpisah tiba-tiba jadi jomblo sampai umur segitu
Koleksi Cerita Dewasa | Membayangkan kenangan manis bersama Anis aku akhirnya lelap tertidur ditemani tembang manis Katon Sampai akhirnya gedoran pintu kontrakan membangunkanku Astaga sudah jam setengah 5 sore aku segera membukakan pintu utama kontrakanku untuk melihat siapa yang datang
Sore Mas duh baru bangun ya? Maaf ya mengganggu lagi ternyata yang datang Lina dan Wati SPG Susu yang kujumpai pagi tadi
Oh Mbak Lina dan Mbak Wati saya pikir nggak jadi datang Silahkan masuk yuk saya basuh muka sebentar ya kupersilahkan mereka masuk dan aku kekamar mandi membasuh mukaku
Dan Sore itu Lina dan Wati tidak lagi menggunakan seragam SPG mereka pakai casual Lina walau agak gendut jadi terlihat seksi mengenakan jeans ketat dipadu kaos merah ketat pula sedangkan Wati yang langsing semakin asyik pakai rok span mini dipadu kaos kuning ketat
Dan Cerita Dewasa Servis Plus-Plus SPG Susu Rumah kontrakanku type 21 jadi hanya ada ruang tamu dan kamar tidur yang ukurannya kecil-kecil juga selebihnya dapur dan kamar mandi juga sangat mini dibagian belakang Setelah basuh muka aku menemani mereka diruang tamu tempat duduknya pun kursi bambu
Waah ternyata Mas Hengky ini tukang foto ya boleh dong kapan-kapan kita difoto Mas? Lina buka bicara saat aku duduk bersama mereka
Dan Tentu boleh kapan Mbak mau datang aja kesini jawabku
Dan Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan Bergantian bicara Lina dan Wati menjelaskan kalau susu yang mereka jual ada beberapa macam dengan kegunaan yang beragam Ada susu untuk ibu hamil ibu menyusui anak-anak usia sekolah balita bayi orangtua pertumbuhan remaja sampai susu greng untuk menambah vitalitas pria Nah untuk susu penambah vitalitas pria itu bicara mereka sudah berani agak porno dan mesum membuat aku blingsatan mendengarnya
Hmm boleh-boleh Saya ambil susu grengnya dua pak nanti kalau bagus saya tambah lagi lain kali aku memotong bicara mereka yang semakin ngawur
Nah gitu dong Mas biar istri Mas senang kalau suaminya greng Wati kembali bercanda
Duh Mbak saya belum kawin nih Maksud saya susu greng itu saya pakai buat kerja supaya tetap fit kalau kerja kataku Jawabanku itu membuat mereka saling pandang lalu keduanya tertawa sendiri
Wah kita kira Mas sudah punya istri ternyata masih bujang Kok ganteng-ganteng belum laku sih? Lina menggoda
Dan Suasana terasa langsung akrab bersama dua SPG susu itu Mereka pun menceritakan latar belakang mereka tanpa malu kepadaku Lina wanita berumur 26 tahun dulunya karyawati sebuah bank lalu berhenti karena dinikahi rekan sekerjanya Tapi kini dia janda tanpa anak sejak suaminya sakit dan meninggal tiga tahun lalu Sedangkan Wati bernasib sama Wanita 24 tahun itu pernah menikah dengan lelaki sekampungnya tetapi kemudian jadi janda gantung sejak suaminya jadi TKI dan tak ada kabarnya sejak 4 tahun lalu Keduanya terpaksa menjadi SPG untuk menghidupi diri
Dan Kami malu Mas sudah kawin masih bergantung pada orangtua makanya kami kerja begini kata Wati
Dan Kalau Mas mau gimana kalau saya seduhkan susu greng itu Sekedar coba Mas siapa tahu Mas jadi pingin beli lebih banyak? Lina menawarkanku setelah obrolan kami semakin akrab
Dan Belum sempat kujawab dia sudah bangkit dan menanyakan dimana letak dapur ia pun menyeduhkan secangkir susu greng buatku Susu buatan Lina itu kucicipi lalu kuteguk habis kemudian kembali ngobrol dengan mereka Saat itu jam menunjuk angka tujuh malam Lima belas menit setelah meneguk susu buatan Lina aku merasakan dadaku bergemuruh dan panas sekujur tubuh agak pusing juga
Ohh Kok saya pusing jadinya Mbak? Kenapa ya? Ahh aku meremasi rambutku sambil bersandar di kursi bambu
Agak pusing ya Mas itu memang reaksinya kalau pertama minum Mas Mana coba saya pijitin lehernya Wati pindah duduk kesampingku sambil memijiti tengkuk leherku agak enakan rasanya setelah jemari lentik Wati memijatiku
Nah biar lebih cepat sembuh saya juga bantu pijit ya Lina pun bangkit dan duduk disampingku posisiku jadi berada ditengah keduanya Tapi astaga Lina bukannya memijit leherku malah menjamah celana depanku dan memijiti penisku yang mendadak tegang dibalik celana
Ahh Mbaak mmfphh Ehmm belum selesai kalimat dari bibirku bibir Wati segera menyumpal dan melumat bibirku Gila pikirku aku hendak menahan aksi mereka tapi aku pun terlanjur menikmati apalagi reaksi susu sip yang kuteguk memang mujarab birahiku langsung naik Akhirnya kubalas kuluman bibir Wati kusedot bibir tipisnya yang mirip Enno Lerian itu
Waduh gede juga Hengky juniornya Mas ucapan Lina kudengar tanpa melihatnya karena wajah Wati yang berpagutan denganku menutupi Tapi aku tahu kalau saat itu Lina sudah membuka resleting celanaku dan mengeluarkan penisku yang tegang dari celana Sesaat setelah itu kurasakan benda kenyal dan basah melumuri penisku rupanya Lina menjilati penisku
Ahh tidak Mbak jangan Mbak kudorong tubuh Wati dan Lina aku jadi panik kalau sampai ada warga yang melihat adegan kami
Ayolah Mas Kan sudah tanggung Nanti pusing lagi loh Lina seperti tak puas Wati pun menimpali
Maksud saya jangan kita lakukan disini takut kalau ketahuan Pak RT Kita pindah kekamar aja yah aku mengajak keduanya pindah ke kamar tidurku setelah mengunci pintu utama kontrakanku
Dan Sampai di kamarku bagaikan balita yang akan dimandikan ibunya pakaianku segera dilucuti dua SPG itu dan mereka pun melepasi seluruh pakaiannya Wah tubuh mereka nampak masih terawat mungkin karena lama menjanda Sebelum melanjutkan permainan tadi kuputar lagi lagu Katon Bagaskara dengan volume agak keras supaya suara kami tak terdengar keluar
Dan Setelah itu aku rebah dikasurku dan Lina segera mengulangi aksinya menjilati menghisap penisku yang semakin mengeras Lina bagaikan serigala lapar yang mendapatkan daging kambing kesukaannya Sedangkan Wati berbaring disisiku dan kami kembali berpagutan bibir bermain lidah dalam kecupan hangat Dalam posisi itu tanganku mulai aktif meraba-raba susu Wati disampingku kenyal dan hangat sekali susu itu lebih sip sari susu sip yang mereka jual kepadaku
Oh Mas saya sudah nggak tahan Mas Lina mengeluh dan melepaskan kulumannya dipenisku
Ayo Lin kamu duluan Tapi cepat yahh Wati menyuruh Lina Wanita bertubuh agak gemuk itu segera menunggangiku menempatkan vagina basahnya diujung penisku Lina berposisi jongkok dan bless penisku menembusi vaginanya
Ohh Aaauhh Mass hengg Lina meracau sambil menggenjot pinggulnya naik turun dengan posisi jongkok diatasku Kurasakan nikmatnya vagina Lina apalagi lemak pahanya ikut menjepit di penisku
Dan Wati yang turut terbakar birahinya segera menumpangi wajahku dengan posisi jongkok juga bibir vaginanya tepat berada dihadapan bibirku langsung kusambut dengan jilatan lidah dan isapan kecil Posisi mereka yang berhadapan diatas tubuhku memudahkan keduanya saling pagut bibir sambil pinggulnya memutar naik turun menekan diwajah dan penisku
Dan Lima belas menit setelah itu Lina mempercepat gerakannya dan erangannya pun semakin erotis terdengar
Ahh Mass sayaa kliimmaakss Ohh ammphhuunnhh Lina mengejang diatasku lalu ambruk berbaring disamping kananku Melihat Lina KO Wati kemudian turun dari wajahku dan segera mengambil posisi Lina dia mau juga memasukkan penisku ke memeknya
Ehh tunnggu Mbak Wati tunggu kuhentikan Wati
Aku bangkit dan memeluknya lalu membaringkannya dikasur sehingga akulah yang kini diatas tubuhnya
Mass Aku pingin seperti Lina Masshh Puasian aku ya Meemmppffhh Ouhh Mass Wati tersengal-sengal kuserang cumbuan sementara penis tegangku sudah amblas dimekinya
Ohh enakhhnya memekmu Watthh Enakhh ughh
Engh Genjot yang kerass Mass koontollmu juga ennahhkk Ohh Mass Wati dan aku memanjat tebing kenikmatan kami hingga dua puluh menit sampai akhirnya Wati pun mengejang dalam tindihanku
Amphhunn Mass Ohh nikhhmatt bangghett Masshh Wati mengecup dadaku dan mencakar punggungku menahan kenikmatan yang asyik
Iyah Watt Inii untukkhhmuhh Ohh Oohh aku pun menumpahkan berliter spermaku ke dalam vagina Wati
Dan Setelah sama-sama puas dua SPG susu itu pun berlalu dari rumahku kutambahkan dua lembar ratusan ribu untuk mereka Aku pun kembali tidur dan menghayalkan kenikmatan tadi
Ndak apa Dik memang hujannya deras kalau diteruskan nanti basah semua bajunya jawab pemilik warung ibu berusia baya seumur ibuku
Saya pesan kopi susunya Bu jangan banyak-banyak gulanya ya pintaku setelah mengambil duduk dalam warung itu Sambil menunggu pesananku kuamati kamera Nikon dalam tas cangklong untung kamera itu tidak sampai terembes air
Dan Warung tempat kuberteduh terlihat sangat rapi dan bersih walaupun ukurannya kecil Sungguh aku baru kali itu singgah disana meskipun sehari-hari kerab melintasi jalan di depannya Pagi itu ada tiga orang yang turut berteduh sambil sarapan kelihatannya mereka itu sopir dan kenek angkot yang pangkalannya tak seberapa jauh dari warung itu
Dan Cerita Dewasa | Belum lagi kopi susu yang kupesan tiba dihadapanku kulihat dua wanita muda masuk ke warung
Uuuhh gila hujannya ya Fin untung sudah sampai sini kata yang berbadan agak gemuk pada temanya yang lebih langsing Dari penampilan mereka aku bisa menebak kalau mereka adalah sales promotion girl (SPG) dibelakang baju kaos yang mereka pakai ada sablonan bertulis Susu Siip (sengaja disamarkan) produk susu baru buatan lokal Keduanya langsung duduk dibangku panjang tepat di depanku
Dan Ini Dik kopi susunya apa nggak sekalian pesan sarapan Dik? ibu pemilik warung membawakan pesananku
Makasih Bu ini saja cukup Saya sudah sarapan kok jawabku Ibu itu pun berlalu setelah sempat menawarkan menu pada dua wanita muda dihadapanku
Hm maaf Mas apa tidak mau coba susu kami? sebuah suara wanita mengejutkan aku Hampir saja aku tersedak kopi yang sedang kuseruput dari cangkirnya sebagian kopi malah tumpah mengotori lengan bajuku
Duh maaf kaget ya Mas Tuh jadi kotor bajunya wanita yang agak gemuk menyodorkan tisue kepadaku
Ohh nggak apa Mbak makasih ya kuterima tisue pemberiannya dan membersihkan lengan bajuku
Maaf susu apa maksud Mbak? aku bertanya
Hik Hik Mas ini rupanya kaget dengar susu kita Fin canda sigemuk si langsing tersenyum saja
Ini loh Mas susu siip Susu baru buatan lokal tapi oke punya Harganya murah kok masih promosi Mas ada hadiahnya kalau beli banyak si langsing menjelaskan ia juga menerangkan harga dan hadiahnya
Dan Sebenarnya aku ingin lebih lama diwarung itu supaya bisa lebih lama bersama dua wanita SPG susu itu tapi nampaknya hujan sudah mulai berhenti dan aku harus melanjutkan perjalanan karena waktunya sudah mepet untuk aku mengirim foto kepada Supri
Saya tertarik Mbak tapi kayaknya saya harus lanjutkan perjalanan nih tuh hujannya sudah berhenti Emm gimana kalau saya kasih alamat saya ini kartu nama saya dan kalau boleh Mbak berdua tulis namanya disini ya kusodorkan selembar kartu namaku sekaligus meminta mereka menulis namanya dibuku saku yang kubawa
Oh Mas Henky to namanya Pulang kerjanya jam berapa Mas biar bisa ketemu nanti kalau kami kerumahnya si gemuk yang ternyata bernama Lina bertanya sambil senyum-senyum padaku
Jam empat sore juga saya sudah dirumah kok Mbak Lina dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu saya tunggu ya jawabku Wati yang langsing juga tersenyum
Dan Aku kemudian membayar kopi susu pesananku dan meninggalkan warung untuk segera ke studio foto Maxi Untung aku belum terlambat mengirim foto-foto pesanan Supri itu
*****
Dan Jam 1 siang aku sudah selesai mengirim foto pesanan Supri dan sudah bisa santai dirumah kontrakanku yang agak jauh dari kota Oh ya pembaca umurku saat itu sudah menginjak 28 tahun aku coba mandiri merantau dikota ini setelah menyelesaikan kuliahku yang juga dikota ini Soalnya kalau kembali ke kampung mungkin aku hanya jadi petani membantu bapak dan ibuku menggarap sawah mereka
Dan Kuputar lagu-lagu melankolisnya Katon Bagaskara di VCD Player sambil kunikmati berbaring dikasur tanpa dipan kamarku Foto Anis kupandangi pacarku itu sudah tiga minggu ini pindah ke Irian Jaya bersama pindah tugas bapaknya yang tentara Kayaknya sulit melanjutkan tali kasih kami apalagi jarak kami sekarang jauh Dan sepertinya ini takdirku berkali-kali gagal kawin gara-gara terpisah tiba-tiba jadi jomblo sampai umur segitu
Koleksi Cerita Dewasa | Membayangkan kenangan manis bersama Anis aku akhirnya lelap tertidur ditemani tembang manis Katon Sampai akhirnya gedoran pintu kontrakan membangunkanku Astaga sudah jam setengah 5 sore aku segera membukakan pintu utama kontrakanku untuk melihat siapa yang datang
Sore Mas duh baru bangun ya? Maaf ya mengganggu lagi ternyata yang datang Lina dan Wati SPG Susu yang kujumpai pagi tadi
Oh Mbak Lina dan Mbak Wati saya pikir nggak jadi datang Silahkan masuk yuk saya basuh muka sebentar ya kupersilahkan mereka masuk dan aku kekamar mandi membasuh mukaku
Dan Sore itu Lina dan Wati tidak lagi menggunakan seragam SPG mereka pakai casual Lina walau agak gendut jadi terlihat seksi mengenakan jeans ketat dipadu kaos merah ketat pula sedangkan Wati yang langsing semakin asyik pakai rok span mini dipadu kaos kuning ketat
Dan Cerita Dewasa Servis Plus-Plus SPG Susu Rumah kontrakanku type 21 jadi hanya ada ruang tamu dan kamar tidur yang ukurannya kecil-kecil juga selebihnya dapur dan kamar mandi juga sangat mini dibagian belakang Setelah basuh muka aku menemani mereka diruang tamu tempat duduknya pun kursi bambu
Waah ternyata Mas Hengky ini tukang foto ya boleh dong kapan-kapan kita difoto Mas? Lina buka bicara saat aku duduk bersama mereka
Dan Tentu boleh kapan Mbak mau datang aja kesini jawabku
Dan Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan Bergantian bicara Lina dan Wati menjelaskan kalau susu yang mereka jual ada beberapa macam dengan kegunaan yang beragam Ada susu untuk ibu hamil ibu menyusui anak-anak usia sekolah balita bayi orangtua pertumbuhan remaja sampai susu greng untuk menambah vitalitas pria Nah untuk susu penambah vitalitas pria itu bicara mereka sudah berani agak porno dan mesum membuat aku blingsatan mendengarnya
Hmm boleh-boleh Saya ambil susu grengnya dua pak nanti kalau bagus saya tambah lagi lain kali aku memotong bicara mereka yang semakin ngawur
Nah gitu dong Mas biar istri Mas senang kalau suaminya greng Wati kembali bercanda
Duh Mbak saya belum kawin nih Maksud saya susu greng itu saya pakai buat kerja supaya tetap fit kalau kerja kataku Jawabanku itu membuat mereka saling pandang lalu keduanya tertawa sendiri
Wah kita kira Mas sudah punya istri ternyata masih bujang Kok ganteng-ganteng belum laku sih? Lina menggoda
Dan Suasana terasa langsung akrab bersama dua SPG susu itu Mereka pun menceritakan latar belakang mereka tanpa malu kepadaku Lina wanita berumur 26 tahun dulunya karyawati sebuah bank lalu berhenti karena dinikahi rekan sekerjanya Tapi kini dia janda tanpa anak sejak suaminya sakit dan meninggal tiga tahun lalu Sedangkan Wati bernasib sama Wanita 24 tahun itu pernah menikah dengan lelaki sekampungnya tetapi kemudian jadi janda gantung sejak suaminya jadi TKI dan tak ada kabarnya sejak 4 tahun lalu Keduanya terpaksa menjadi SPG untuk menghidupi diri
Dan Kami malu Mas sudah kawin masih bergantung pada orangtua makanya kami kerja begini kata Wati
Dan Kalau Mas mau gimana kalau saya seduhkan susu greng itu Sekedar coba Mas siapa tahu Mas jadi pingin beli lebih banyak? Lina menawarkanku setelah obrolan kami semakin akrab
Dan Belum sempat kujawab dia sudah bangkit dan menanyakan dimana letak dapur ia pun menyeduhkan secangkir susu greng buatku Susu buatan Lina itu kucicipi lalu kuteguk habis kemudian kembali ngobrol dengan mereka Saat itu jam menunjuk angka tujuh malam Lima belas menit setelah meneguk susu buatan Lina aku merasakan dadaku bergemuruh dan panas sekujur tubuh agak pusing juga
Ohh Kok saya pusing jadinya Mbak? Kenapa ya? Ahh aku meremasi rambutku sambil bersandar di kursi bambu
Agak pusing ya Mas itu memang reaksinya kalau pertama minum Mas Mana coba saya pijitin lehernya Wati pindah duduk kesampingku sambil memijiti tengkuk leherku agak enakan rasanya setelah jemari lentik Wati memijatiku
Nah biar lebih cepat sembuh saya juga bantu pijit ya Lina pun bangkit dan duduk disampingku posisiku jadi berada ditengah keduanya Tapi astaga Lina bukannya memijit leherku malah menjamah celana depanku dan memijiti penisku yang mendadak tegang dibalik celana
Ahh Mbaak mmfphh Ehmm belum selesai kalimat dari bibirku bibir Wati segera menyumpal dan melumat bibirku Gila pikirku aku hendak menahan aksi mereka tapi aku pun terlanjur menikmati apalagi reaksi susu sip yang kuteguk memang mujarab birahiku langsung naik Akhirnya kubalas kuluman bibir Wati kusedot bibir tipisnya yang mirip Enno Lerian itu
Waduh gede juga Hengky juniornya Mas ucapan Lina kudengar tanpa melihatnya karena wajah Wati yang berpagutan denganku menutupi Tapi aku tahu kalau saat itu Lina sudah membuka resleting celanaku dan mengeluarkan penisku yang tegang dari celana Sesaat setelah itu kurasakan benda kenyal dan basah melumuri penisku rupanya Lina menjilati penisku
Ahh tidak Mbak jangan Mbak kudorong tubuh Wati dan Lina aku jadi panik kalau sampai ada warga yang melihat adegan kami
Ayolah Mas Kan sudah tanggung Nanti pusing lagi loh Lina seperti tak puas Wati pun menimpali
Maksud saya jangan kita lakukan disini takut kalau ketahuan Pak RT Kita pindah kekamar aja yah aku mengajak keduanya pindah ke kamar tidurku setelah mengunci pintu utama kontrakanku
Dan Sampai di kamarku bagaikan balita yang akan dimandikan ibunya pakaianku segera dilucuti dua SPG itu dan mereka pun melepasi seluruh pakaiannya Wah tubuh mereka nampak masih terawat mungkin karena lama menjanda Sebelum melanjutkan permainan tadi kuputar lagi lagu Katon Bagaskara dengan volume agak keras supaya suara kami tak terdengar keluar
Dan Setelah itu aku rebah dikasurku dan Lina segera mengulangi aksinya menjilati menghisap penisku yang semakin mengeras Lina bagaikan serigala lapar yang mendapatkan daging kambing kesukaannya Sedangkan Wati berbaring disisiku dan kami kembali berpagutan bibir bermain lidah dalam kecupan hangat Dalam posisi itu tanganku mulai aktif meraba-raba susu Wati disampingku kenyal dan hangat sekali susu itu lebih sip sari susu sip yang mereka jual kepadaku
Oh Mas saya sudah nggak tahan Mas Lina mengeluh dan melepaskan kulumannya dipenisku
Ayo Lin kamu duluan Tapi cepat yahh Wati menyuruh Lina Wanita bertubuh agak gemuk itu segera menunggangiku menempatkan vagina basahnya diujung penisku Lina berposisi jongkok dan bless penisku menembusi vaginanya
Ohh Aaauhh Mass hengg Lina meracau sambil menggenjot pinggulnya naik turun dengan posisi jongkok diatasku Kurasakan nikmatnya vagina Lina apalagi lemak pahanya ikut menjepit di penisku
Dan Wati yang turut terbakar birahinya segera menumpangi wajahku dengan posisi jongkok juga bibir vaginanya tepat berada dihadapan bibirku langsung kusambut dengan jilatan lidah dan isapan kecil Posisi mereka yang berhadapan diatas tubuhku memudahkan keduanya saling pagut bibir sambil pinggulnya memutar naik turun menekan diwajah dan penisku
Dan Lima belas menit setelah itu Lina mempercepat gerakannya dan erangannya pun semakin erotis terdengar
Ahh Mass sayaa kliimmaakss Ohh ammphhuunnhh Lina mengejang diatasku lalu ambruk berbaring disamping kananku Melihat Lina KO Wati kemudian turun dari wajahku dan segera mengambil posisi Lina dia mau juga memasukkan penisku ke memeknya
Ehh tunnggu Mbak Wati tunggu kuhentikan Wati
Aku bangkit dan memeluknya lalu membaringkannya dikasur sehingga akulah yang kini diatas tubuhnya
Mass Aku pingin seperti Lina Masshh Puasian aku ya Meemmppffhh Ouhh Mass Wati tersengal-sengal kuserang cumbuan sementara penis tegangku sudah amblas dimekinya
Ohh enakhhnya memekmu Watthh Enakhh ughh
Engh Genjot yang kerass Mass koontollmu juga ennahhkk Ohh Mass Wati dan aku memanjat tebing kenikmatan kami hingga dua puluh menit sampai akhirnya Wati pun mengejang dalam tindihanku
Amphhunn Mass Ohh nikhhmatt bangghett Masshh Wati mengecup dadaku dan mencakar punggungku menahan kenikmatan yang asyik
Iyah Watt Inii untukkhhmuhh Ohh Oohh aku pun menumpahkan berliter spermaku ke dalam vagina Wati
Dan Setelah sama-sama puas dua SPG susu itu pun berlalu dari rumahku kutambahkan dua lembar ratusan ribu untuk mereka Aku pun kembali tidur dan menghayalkan kenikmatan tadi

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda